Fedora 9 telah diluncurkan. Fitur-fitur pada release ini diantaranya adalah (diterjemahkan secara bebas dari Release Note):
- Gnome 2.2 yang kini dilengkapi oleh utiliti pembuatan video “Cheese”, sistem file jaringan yang telah dikembangkan, applet jam internasional baru, dukungan Google Calendar dan kustomasi label pada email di Evolution, Remote Desktop viewer baru, fitur aksesibilitas yang baru dikembangkan, dan integrasi PolicyKit.
- KDE 4.0.3 tersedia pada KDE Live Image begitu pula pada DVD regular.
- NetworkManager 0.7, menyediakan dukungan mobile broadband termasuk GSM dan CDMA, yang juga kini mendukung multi perangkat dan jaringan ad-hoc untuk membagi koneksi. NetworkManager kini aktif secara default pada instalasi dari CD, DVD, jaringan, dan Live images.
- Installer Fedora, Anaconda, kini mendukung pengubah ukuran partisi ext2/3, NTFS, membuat dan menginstall ke sistem file terenkripsi, RescueMode yang telah dikembangkan dengan FirstAidKit, lokasi independen untuk instalasi tahap kedua dan paket software.
- Live USB kini mendukung persistence, sehingga data anda tersimpan bahkan setelah reboot.
- PackageKit sebuah set baru tool grafis dan konsol yang menyediakan kerangka manajemen software antar distribusi, telah menggantikan Pirut. Pengupdate berbasis grafis PackageKit menggantikan Pup. Dengan PackageKit di belakang, performa yum secara signifikan meningkat.
- FreeIPA membuat manajemen audit, identifikasi, dan proses kebijakan menjadi lebih mudah dengan menyediakan provisi command line maupun berbasis web, dan tool administrasi untuk memudahkan administrasi sistem. FreeIPA menkombinasikan kekuatan Fedora Directory Server dengan FreeRADIUS, MIT Kerberos, NTP, dan DNS untuk menyediakan sebuah solusi mudah dan out of the box.
- Ext4, the next version of the mature and stable ext3 filesystem is available as a option in this release. Ext4 features better performance, higher storage capacity and several other new features.
- , versi berikut dari sistem file ext3 yang stabil dan matang kini tersedia sebagai opsi. Ext4 memberikan performa yang lebih baik, kapasitas penyimpan yang lebih tinggi, dan beberapa fitur baru.
- Release Fedora ini menggunakan Upstart, sebuah pengganti /sbin/init berbasis event.
- Firefox 3 menyediakan peningkatan besar termasuk sebuah look and feel asli, integrasi desktop, “Places” sebagai pengganti baru dari “bookmark” address bar yang dibuat ulang.
- Lingkungan Java OpenJDK 6 yang benar-benar bebas dan open source, kini terinstal secara default. IcedTea, sebuah derivatif dari OpenJDK 1.7, kini bukan lagi sebuah default. IcedTea termasuk plug-in browser berbasis GCJ, dan tersedia untuk arsitektur x86 dan x86_64. GCJ masih sebuah default pada arsitektur PPC.
- OpenOffice 2.4 dengan banyak fitur baru kini tersedia di Fedora 9.
- Fedora kini memasukkan Perl 5.10.0 dengan jejak kaki pemakaian memori yang lebih kecil dan peningkatan lainnya.
- Fedora kini memasukkan TexLive untuk menggantikan distribusi TeX yang telah tua dan tidak ter-maintained.
- Fedora 9 berbasis kernel 2.5.25.
- Crash pada kernel dapat secara otomatis dilaporkan ke http://www.kerneloops.org/.
- Proses start-up dan shutdown pada X terasa mengalami peningkatan.






pak, buat artikel2 untuk yang mau belajar linux tingkat pemula dong
Nanti ya, cari inspirasi dulu