Fedora 9 telah diluncurkan

Fedora 9 telah diluncurkan. Fitur-fitur pada release ini diantaranya adalah (diterjemahkan secara bebas dari Release Note):
Baca kelengkapan dari artikel ‘Fedora 9 telah diluncurkan’

Plugin-plugin berguna untuk Yum

Pengguna Fedora dan CentOS (atau mungkin distro linux berbasis RPM lainnya) mungkin sudah akrab dengan penggunaan yum dalam melakukan instalasi, pemutakhiran (update), dan penghapusan RPM.

Yum mendukung kemungkinan pengembangan dengan menggunakan plugin. Plugin-plugin ini berguna untuk menambahkan fungsi-fungsi tambahan pada yum.

Baca kelengkapan dari artikel ‘Plugin-plugin berguna untuk Yum’

EPEL, paket ekstra untuk RHEL

Saya menyukai distro Fedora karena keragaman dan kemutakhiran (baca: update) paket-paket RPM-nya. Akan tetapi saya menyadari penggunaan Fedora pada server sangat merepotkan karena daur hidup satu versi Fedora sangat singkat. Oleh karena itu, saya biasa menggunakan CentOS yang merupakan clone dari RHEL (Red Hat Enterprise Linux).

Seringkali saya menyukai suatu RPM yang ada di repositori Fedora namun tidak terdapat pada repositori CentOS. Padahal saya membutuhkan paket tersebut untuk dipakai di server saya yang menggunakan CentOS.

Baca kelengkapan dari artikel ‘EPEL, paket ekstra untuk RHEL’

Tips and Tricks: Fungsi ControlMaster di SSH, multi sesi dalam satu koneksi

Dalam mengakses sebuah server secara remote dengan menggunakan SSH (Secure Shell), seringkali kita menjalankan banyak sesi SSH secara bersamaan ke server tersebut. Setiap kita membuka sebuah sesi SSH, dibutuhkan pembentukan koneksi socket baru dan inisialisasi protokol SSH yang menghabiskan cukup waktu. Terlebih jika lokasi anda dan server tujuan anda terpisah oleh koneksi yang lambat.

Sebenarnya, anda dapat menggunakan fitur ControlMaster pada OpenSSH. Fitur ini memungkinkan penggunaan ulang socket koneksi pada sesi SSH pertama untuk dipakai bersama dengan sesi-sesi lain ke server yang sama.

Baca kelengkapan dari artikel ‘Tips and Tricks: Fungsi ControlMaster di SSH, multi sesi dalam satu koneksi’

Troubleshooting Linux: VMWare 1.0.4

VMwareVirtualisasi server memudahkan kita dalam melakukan pembelajaran dan melakukan percobaan-percobaan OS dan konfigurasinya. Salah satu produk virtualisasi yang handal, mudah dipakai dan gratis adalah VMware Server dari VMware. Akan tetapi ketika upgrade ke VMware Server versi 1.0.4, saya menemukan masalah ketika membuat virtual machine baru untuk Linux.

Baca kelengkapan dari artikel ‘Troubleshooting Linux: VMWare 1.0.4′

Multimedia di Linux: Dukungan format MP3 dan lain-lain

icon mediaBanyak distribusi linux termasuk Fedora tidak menyediakan secara default kemampuan untuk memainkan DVD dan file-file berformat MP3, WMV, AAC, MP4, DIVX dan beberapa format file multimedia umum. Hal ini bukan dikarenakan keterbatasan teknis, melainkan karena masalah lisensi paten.

Baca kelengkapan dari artikel ‘Multimedia di Linux: Dukungan format MP3 dan lain-lain’

Desktop Linux: NetworkManager, pengatur jaringan otomatis di notebook/laptop Linux

Jika anda menggunakan notebook/laptop bersistem operasi Linux, tentu anda tidak selalu terhubung dengan jaringan lokal (LAN, Local Area Network), baik jaringan kabel ataupun nirkabel (wireless, wifi). Jika notebook anda terkonfigurasi menggunakan IP dinamis dari DHCP, anda akan mendapatkan pesan error ketika proses start-up linux di notebook/laptop anda bila tidak terhubung dengan jaringan.

Atau mungkin anda sering menggunakan koneksi nirkabel WiFi baik di rumah, kantor, atau hotspot publik? Anda merasa direpotkan mengubah-ubah untuk file konfigurasi atau menggunakan CLI (Command Line Interface) untuk memilih access point mana yang ingin anda pilih.

Untung kini ada NetworkManager yang dapat mengotomasi koneksi jaringan anda.

Baca kelengkapan dari artikel ‘Desktop Linux: NetworkManager, pengatur jaringan otomatis di notebook/laptop Linux’

Dogma Linux: Command-Line Interface

Siapa bilang CLI ketinggalan jaman?

Salah satu hal yang kental dalam lingkungan Linux (dan juga sistem-sistem operasi berbasis UNIX lainnya) adalah penggunaan CLI (Command Line Interface). Sekilas hal ini tampak “kolot”, kuno, ketinggalan jaman. Padahal, penggunaan CLI tetap bertahan karena memiliki kelebihan-kelebihan yang sulit ditandingi oleh GUI (Graphical User Interface).

Baca kelengkapan dari artikel ‘Dogma Linux: Command-Line Interface’

Selamat datang di “Pake Linux”

Selamat datang di “Pake Linux”. Blog ini ditujukan untuk memuat tulisan-tulisan seputar pemakaian Linux (tentu saja, mungkin berlaku juga untuk OS berbasis Unix lainnya) dan dunia Opensource.

Untuk informasi lebih lanjut dapat melihat di “halaman about”.